News

Rumor: Apple Akan Gantikan Tombol Home Pada iPhone 8 Dengan ‘Function Area’

[Gambar: Konsep iPhone 8 | martinhajek.com]
Sebelumnya, telah beredar kabar bahwa iPhone 8 yang akan datang bakal memiliki layar OLED seluas 5,8 inci tanpa bezel. Lalu yang banyak menjadi pertanyaan, apakah itu artinya Apple akan mengorbankan tombol Home dan Touch ID pada model iPhone-nya yang terbaru? Jawabannya adalah ya. Apple disinyalir akan menggantikan tombol Home dan sensor sidik jari Touch ID dengan sebuah ‘function area‘.


Menurut analis ternama Ming-Chi Kuo, area yang terinspirasi oleh Touch Bar pada MacBook Pro tersebut akan diisi dengan tombol virtual yang ditanamkan teknologi biometrik baru untuk menggantikan Touch ID.  Awal pekan ini, Apple berhasil mendapatkan hak paten yang mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut menemukan cara untuk menanamkan sensor sidik jari di bawah layar ponsel. Paten tersebut menyangkut layar LED mikro yang mampu mendeteksi sentuhan dan sidik jari pengguna dengan diode infra merah khusus. Teknologi ini kabarnya diciptakan oleh LuxVue, sebuah startup yang diakusisi oleh Apple dan berfokus pada teknologi layar hemat energi. Hak paten tersebut juga menyebutkan kemungkinan penggunaan teknologi tersebut pada layar OLED.

Baca Juga:  Hydrogen One, Smartphone Android Keluaran RED dengan Layar Holografik

Kuo sendiri tidak mengelaborasi teknologi biometrik semacam apa yang akan digunakan oleh Apple. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, ada kemungkinan Apple akan mengintegrasikan modul pemindaian laser 3D yang mendukung facial recognition dan aplikasi realitas tertambah (augmented reality). Sementara itu, pada bulan lalu Kuo pernah menyatakan bahwa Apple mungkin akan mengintegrasikan sistem biometrik ganda yang memanfaatkan pemindai sidik jari optik dan hardware facial recognition.

Dengan perubahan yang cukup signifikan dari segi desain, peningkatan kualitas baterai, dan fitur biometrik yang baru, Kuo memprediksikan bahwa iPhone 8 ini akan dibanderol dengan harga di atas $ 1000 (setara Rp 13,3 juta).