News

Saat Duck Hunt Dikawinsilangkan dengan Virtual Reality, Begini Serunya!

Duck Hunt modifikasi [Foto: YouTube / The Distraction Lab]
Kami yakin para gamers yang lahir dan besar tahun 80 hingga 90-an di sini pernah mengalami masa-masa memainkan Nintendo dengan kontrol berupa pistol yang diarahkan ke televisi, yang menurut banyak orang berpotensi merusak TV tersebut. Tapi toh walaupun orang tua kerap memperingatkan, anjuran itu tak lantas mengurangi keasyikan bermain game yang bisa dibilang jadi tonggak lahirnya game-game bergenre first person shooting. Yup, itulah Duck Hunt, salah satu game berplatform Nintendo dan mengandalkan satu controller berupa pistol inframerah yang harus diarahkan ke televisi untuk membidik sasaran.

Game ini pertama kali lahir pada tahun 1984 dan langsung booming karena cara bermainnya yang unik, ditambah dengan controller yang juga agak berbeda dengan game-game Nintendo sebelumnya. Pemainnya akan diminta untuk menembak sejumlah bebek, yang setiap bebeknya mengandung poin. Jika pemain gagal untuk menembak bebek, seekor anjing bakal muncul secara tiba-tiba di layar dan menertawakan ‘kebodohan’ pemainnya. Sedikit konyol, tapi format game ini faktanya menginspirasi game lain beberapa tahun setelahnya, sebut saja Track and Field dan Hogan Alley.

Baca Juga:  Di Jepang, Ada 'Hotel' Khusus Untuk Menikmati Konten Porno Dengan VR

Barangkali, menapaktilasi nostalgia yang masih sering terngiang-ngiang makin seru kalau Anda nanti memainkan Duck Hunt kembali. Namun kali ini, ia muncul dengan format yang jauh lebih futuristik karena tak lagi hanya menggunakan controller pistol tapi juga dilengkapi dengan virtual reality headset!


Kalau Anda penasaran, ada akun Youtube bernama The Distraction Lab yang telah mengunggah sebuah video berupa perbandingan antara gameplay Duck Hunt lawas dan yang kini mengusung virtual reality. Menariknya, virtual reality di Duck Hunt teranyar ini bisa diadaptasikan dengan latar belakang game orisinalnya yang didominasi oleh gambar dua dimensi. Kawin silang antara game ini dengan virtual reality pada akhirnya menghasilkan gameplay yang seakan-akan tiga dimensi, karena tampilan di layar tak lagi statis. Alhasil, langsung terasa kesan berbeda dengan versi orisinalnya yang cuma berformat 2D saja. Terlebih, The Distraction Lab juga memberikan model khusus pada pistol yang mereka desain sendiri.

Seperti dikutip dari Kotaku, lebih mengejutkan lagi ternyata The Distraction Lab seperti terkesan gatal untuk memberikan modifikasi dan kreasi yang berbeda pada game legendaris tersebut. Sebab selain memainkan game ini versi tahun 1984, yang mana adalah versi aslinya, mereka juga membuat kreasi berbeda pada versi 2017-nya. The Distraction Lab kemudian melakukan tweak sehingga game ini bisa dimainkan menggunakan dua pistol sekaligus, dengan tak cuma dua bebek buruan saja sekali muncul, tapi hingga ratusan bebek yang bisa di tembak dalam satu sesi.

Baca Juga:  Hengkang Dari Xiaomi, Kini Hugo Barra Bergabung Dengan Tim Virtual Reality Facebook

Selesai sampai di situ? Ternyata tidak, karena mereka juga memodifikasi game ini supaya bisa menggunakan granat untuk meledakkan para bebek. Bisa ditebak, bebek buruan yang berhasil didapat lebih banyak, anjing pemburu user pun ikut senang.

Sayangnya, sejak akun The Distraction Lab mengunggah video mereka pada tanggal 27 Februari 2017, modifikasi game ini kabarnya masih berada pada tahap riset lanjut. Buktinya, mereka belum memberikan tanda atau inisiatif supaya untuk memublikasikan versi modifikasi Duck Hunt tersebut. Padahal kalau bisa dimainkan menggunakan virtual reality dan dipasarkan, besar kemungkinan akan laku keras nih! Bisa dimainkan bersama keluarga di Lebaran 2018 juga, barangkali?