News

Samsung Berencana Tanamkan Teknologi AI Pada Galaxy S8

[Gambar: phonearena.com]
Reuters melaporkan bahwa Samsung akan menanamkan asisten digital berbasis artificial intelligence (AI) miliknya pada smarthone Galaxy S8 yang akan datang. Belum ada keterangan lebih rinci mengenai AI terbarunya ini. Yang jelas, Samsung akan memberikan ruang kepada para developer untuk mengunggah dan menerapkan layanan yang dapat memperluas kemampuan AI.

Pada bulan Oktober lalu, Samsung memang telah mengakusisi sebuah perusahaan software AI asal Amerika Serikat, Viv Labs Inc., yang diprakarsai oleh pencipta Siri. Sepertinya, AI yang akan datang ini merupakan buah dari akuisisi tersebut. Samsung mengklaim bahwa AI mereka ini akan sangat berbeda dengan AI Siri milik Apple atau Google Assistant dari Google. Rhee In-Jong selaku wakil presiden eksekutif Samsung, mengatakan bahwa ia juga berencana untuk menanamkan teknologi AI tersebut pada barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga lainnya.

Biasanya, Samsung meluncurkan produk barunya pada bulan Februari atau Maret. Namun, seperti yang dilansir Wall Street Journal, Samsung akan menunda pengembangan Galaxy S8 karena mereka tengah fokus untuk mengidentifikasi penyebab dibalik terbakarnya baterai pada Galaxy Note 7. Oleh karena itu, diperkirakan peluncurannya akan dilakukan pada bulan April ke atas.

Rangkaian produk Galaxy S ini sangatlah penting untuk mengembalikan reputasi Samsung setelah akhir-akhir ini mereka tersandung kasus ‘meledak’nya baterai Samsung Galaxy Note 7. Samsung sendiri kabarnya harus mengeluarkan dana $6 milyar (setara Rp 78,49 trilyun) untuk proses pengembalian dan penarikan Galaxy Note 7 secara global. Hal ini juga berakibat pada menurunnya angka penjualan pada divisi mobile Samsung.

Perusahaan asal negeri gingseng ini menyatakan bahwa mereka juga berecana untuk mengakusisi lebih banyak perusahaan untuk meningkatkan performa dan kemampuan AI dan softwarenya.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID