News

Segala Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang OS Terbaru Windows 10 S

[Foto: Shutterstock/RoSonic]
Microsoft meluncurkan versi Windows 10 terbarunya, Windows 10 S, Selasa, 2 Mei 2017 lalu. Sistem operasional ini dirancang untuk menunjang pendidikan dan Microsoft menempatkannya sebagai saingan bagi Chromebook dan Chrome OS. Sama seperti OS Google sendiri, Windows 10 S memiliki beberapa restriksi dan Anda hanya bisa menjalankan aplikasi dari Windows Store. Microsoft menjelaskan beberapa aspek Windows 10 S pada saat peluncurannya, dan inilah yang perlu Anda ketahui.

Hanya terima aplikasi dari Windows Store

Perubahan terbesar pada Windows 10 S adalah, sistem operasional ini terkunci karena hanya bisa menjalankan aplikasi Windows Store. Artinya, Anda harus mengunduh dan memasang hanya aplikasi di Windows Store. Ini agak merugikan, karena banyak aplikasi desktop seperti Photoshop dan Chrome belum ada di Store. Microsoft mengizinkan para pengembang untuk memasukkan aplikasi desktop mereka ke dalam Windows Store, namun belum banyak yang memanfaatkan fitur ini.

Microsoft telah menambahkan banyak aplikasi populer di Windows Store, di antaranya aplikasi Microsoft Office. Selain itu, ada juga Spotify, untuk melengkapi aplikasi streaming musik di Store.

Baca Juga:  Yahoo! yang Kian Terpuruk

Lebih jauh, Microsoft akan membutuhkan aplikasi populer seperti iTunes, Chrome, dan Photoshop untuk membuat Windows 10 S lebih bermanfaat bagi banyak orang.

Keamanan dan kinerja

Microsoft mengklaim bahwa keamanan dan kinerja sistem operasional mereka akan ditingkatkan dengan Windows 10 S. Aplikasi tidak akan dapat bekerja, kecuali jika aplikasi tersebut tersedia di Windows Store, sehingga seharusnya membantu mencegah malware dan aplikasi tambahan yang memberatkan proses booting. Microsoft juga telah memperbaiki proses login pada Windows 10 S, dengan waktu login yang lebih cepat.


Secara keseluruhan, perubahan dan penguncian aplikasi Windows Store dan peramban Microsoft Edge ini akan meningkatkan masa pakai baterai. Microsoft telah berfokus untuk membantu pengguna menghemat baterai perangkat Windows 10 S, untuk memastikan mereka bisa menggunakan laptopnya kapan saja dan di mana saja.

Pengaturan browser dan penelusuran default

Microsoft akan mendukung browser alternatif di Windows Store, namun pengguna Windows 10 S tidak akan dapat mengubah default browser mereka. Itu berarti jika Anda mengklik link dari sebuah aplikasi di Windows 10 S, maka Anda akan “dipaksa” masuk ke browser Microsoft Edge. Hal ini serupa dengan yang ada pada Google Chrome OS, yang hanya memungkinkan Anda menggunakan Chrome sebagai default browser.

Selain itu, Microsoft juga mengunci Microsoft Edge, yang hanya bisa menjalankan mesin pencari Bing di Windows 10 S. Itu berarti Anda tidak dapat beralih ke pencarian Google ketika mengetikkan kata kunci pencarian di address bar atau di tempat lain, namun Anda tetap bisa mengakses layanan pencarian Google melalui Google.com.

Baca Juga:  Oculus Perkenalkan "Quill", Tool Untuk Melukis Karya 3D Di Dalam VR

Penampilan dan kinerjanya hampir sama dengan Windows 10

Windows 10 S bukan versi lite dari Windows 10, karena tampilan dan fungsinya hampir sama. Manufaktur komputer seperti HP dan Acer akan menjual laptop yang menjalankan Windows 10 S musim panas ini, dan sekolah dapat memilih untuk beralih dari Windows 10 Pro ke Windows 10 S secara gratis.

Anda bisa meng-upgrade Windows 10 S ke Windows 10 Pro

Jika Anda memerlukan aplikasi dekstop yang tak ada di Windows Store, hanya dengan membayar $49, Anda bisa meng-upgrade keWindows 10 Pro dan mendapatkan akses ke aplikasi desktop yang tak tersedia di Windows Store. Memang Anda harus mengeluarkan biaya lebih. Kabar baik untuk pengguna Surface Laptop Microsoft, Anda bisa meng-upgrade kepada Windows 10 Pro gratis sampai akhir tahun ini.

Windows 10 S bukan Windows RT 2.0

Banyak orang mengira sistem operasional baru ini merupakan percobaan serupa Windows RT, atau kelanjutan dari Windows 8.1 dengan Bing, namun Windows 10 S berbeda dalam banyak hal. Microsoft menargetkan sistem operasional ini bagi para siswa dan mahasiswa, bukan pengguna tablet. Pengguna Windows 10 S bisa upgrade ke Windows 10 Pro, sedangkan pengguna Windows RT dibiarkan stuck dengan OS yang mirip Windows, namun fungsinya benar-benar berbeda.

Baca Juga:  Dell Akan Luncurkan Workspace Pesaing Microsoft Surface Studio Pada Tahun 2017