Tips & Guide

Sembilan Strategi Blog yang Tidak Akan Gagal Menarik Pembeli

[Foto: pixabay.com]

Semalam saya bertemu dengan seorang pengusaha muda yang berasal dari India dan tinggal di Kuala Lumpur. Dia bernama Mohandeep Singh. Sebenarnya Deep menemui saya karena dia ingin meminta beberapa pendapat saya tentang proses pembuatan konten. Kami membicarakan berbagai aspek konten seperti video, animasi, infografik, gambar, dan bagaimana cara terbaik untuk membuat para pembaca menjadi pembeli dalam obrolan tiga jam yang diselingi dengan secangkir kopi panas. Saat topik ini mulai berlalu, topik mengenai blog pun muncul. Deep kemudian bertanya, bagaimana menggunakan blog untuk meningkatkan peringkat halaman web perusahaannya. Pertanyaan yang sangat bagus. Jadi, melihat betapa pentingnya untuk menaikkan peringkat sebuah halaman web, saya dan Deep menghabiskan banyak waktu membicarakan hal ini. Saya akan menjelaskan bagaimana strategi terbaik untuk menulis blog yang berdampak 10 kali lebih baik dan mampu menjadikan pembaca menjadi pembeli dengan sederhana.

Perpendek URL setiap tulisan blog Anda. Jika Anda menulis suatu artikel atau blog, tulisan Anda akan mempunyai URL tersendiri. Biasanya URL yang diverifikasi otomatis oleh platform blog Anda sangat panjang. Untuk mempermudah pembaca berbagi blog Anda, Anda akan diberi pilihan untuk memperpendek URL tadi agar lebih pendek dan mudah diingat.

Bangun konten kreatif yang jarang digunakan orang lain. Seringkali saat seseorang atau suatu brand menulis blog, mereka hanya menulis dan meletakkan satu gambar saja. Ini adalah cara biasa. Jadi Anda harus melakukan sesuatu agar blog Anda terlihat lebih menarik dari biasanya. Ada banyak konten selain gambar yang dapat Anda sisipkan seperti video pendek, infografik, animasi, GIF dan quote bergambar. Tidak banyak orang yang menggunakan strategi ini.

Judul yang pendek dan menarik. Judul berperan sangat penting untuk memastikan orang berhenti memilih lalu membaca blog Anda. Pastikan judul tulisan Anda unik dan berbeda dari yang lain.


Mudah dibaca dan dipahami. Tulisan blog yang baik adalah tulisan yang mudah dibaca dan dipahami, santai tetapi profesional dan tidak menjual tetapi bercerita. Pembaca sangat menyukai blog yang memberikan suatu informasi yang baik, mampu menyentuh emosi dengan elemen lucu, sedih, dan memberi pelajaran.

Sisipkan banyak gambar. Setiap 75-100 kata, Anda perlu sisipkan elemen visual agar tulisan Anda terus dibaca. Google juga akan meningkatkan peringkat halaman web Anda jika blog Anda dibaca dan dibagi oleh banyak orang.

Pastikan gambarnya berkualitas. Pembaca akan tertarik dengan elemen visual, terutama pada gambar beresolusi tinggi. Gambar yang buram, pecah, dan tidak sesuai akan membuat pembaca berhenti membaca blog Anda.

Sisipkan kata dengan huruf besar. Membaca suatu blog dengan penulisan yang baik, terkadang dapat membuat orang mengantuk juga. Setidaknya, blog yang mempunyai jenis dan ukuran huruf yang sama akan sangat membosankan. Jadi Anda juga perlu menyisipkan satu kata kunci dan buat huruf kata tersebut lebih besar dari biasanya. Buat mereka sedikit terkejut, seperti mereka harus benar-benar memahami kata kunci yang besar ini.

Tombol media sosial untuk memudahkan berbagi. Mungkin banyak yang menyukai tulisan Anda saat ini dan mereka ingin berbagi dengan teman-teman mereka. Oleh karena itu Anda perlu sediakan beberapa tombol media sosial di pinggir, atas, ataupun bawah tulisan blog Anda, agar pembaca dapat membagikan tulisan Anda.

Tautan ke blog lain. Tidak banyak yang meletakkan tautan-tautan ke artikel lain dalam tiap tulisan mereka. Jika ini tidak dilakukan, mereka akan mengalami kerugian karena mungkin ada pembaca yang menyukai tulisan Anda dan ingin membaca tulisan Anda yang lain. Mungkin Anda akan mendapatkan pembaca setia dari sini. Tanpa adanya tautan-tautan ini Anda mungkin akan kehilangan kesempatan untuk membuat mereka menjadi pembeli.

Semua strategi di atas bertujuan untuk membangun kepercayaan pembaca terhadap brand Anda. Hanya bermodalkan kepercayaan yang tinggi, Anda dapat membuat pembaca menjadi pembeli.

Tulisan ini adalah kontribusi dari Azleen Abdul Rahim, seorang blogger pemasaran digital di azleen.com, dengan penyesuaian standar LABANA.id

Baca Juga:  5 Tips Memanfaatkan Kualitas Produk Untuk Memperkuat Brand Anda