News

Seminggu Setelah Pengumuman Kerjasama dengan Uber, UN Women Membatalkannya

UN Women adalah lembaga PBB untuk kesetaraan gender. Tanggal 10 Maret 2015 lalu, UN Women dan Uber mengumumkan bahwa mereka telah menjalin kerjasama secara global. Dengan kerjasama ini Uber menjanjikan mereka akan bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi 1 juta wanita.Belakangan, serikat pekerja memprotes kerjasama ini. Menurut mereka, Uber memberikan gaji yang kecil dan pekerjaan yang tidak stabil. Kerjasama ini pun akhirnya dibatalkan hanya seminggu setelah pengumuman kerjasama tersebut.

Phumzile Mlambo-Ngcuka (UN Women Executive Director) juga menegaskan hal ini. Ia menyatakan bahwa UN Women tidak akan menerima tawaran kolaborasi untuk menciptakan lapangan kerja bersama Uber.

Di Indonesia, Uber sempat disalahartikan sebagai layanan taksi. Padahal sebenarnya Uber hanyalah aplikasi penghubung antara mereka yang membutuhkan mobil sewaan, dan penyedia jasa persewaan mobil. Uber sendiri tidak memiliki armada transportasi. Walaupun pada prakteknya, keseluruhan proses ini menjadi mirip dengan taksi.

Setelah meluncurkan layanannya di Jakarta, Uber saat ini juga sedang mempersiapkan peluncurannya untuk kota Surabaya.

[foto: futurecabs.co.uk]

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID