Home  »  News   »  
News

Semua Pengguna Akun Google Kini Bisa Membuat Kelas Sendiri di Google Classroom

[Gambar: blog.google]
Jangan biarkan lokasi dan waktu menghalangi Anda untuk menimba ilmu! Jika kelas tradisional pada umumnya dipenuhi dengan birokrasi atau persyaratan yang memusingkan, kelas online seperti Google Classroom ini memberikan akses yang begitu mudah bagi orang-orang yang ingin menimba atau berbagi ilmu untuk membuat kelas baru, memberikan tugas, dan mengelola kelas. Sebelumnya, untuk membuat dan mengikuti kelas di Google Classroom, Anda harus memiliki akun G Suite for Education terlebih dahulu. G Suite for Education merupakan serangkaian software dari Google yang berisi tools produktivitas sepert Google Docs, Sheets, dan lain-lain.

Untungnya, pada bulan lalu Google telah memberikan akses kepada semua orang untuk bergabung ke dalam kelas-kelas yang ada pada Google Classroom. Tidak berhenti sampai di sana, layanan yang bisa diakses melalui aplikasi mobile maupun desktop ini juga kini membuka akses bagi siapapun untuk membuat kelas sendiri. Ini artinya, siapapun yang memiliki akun Google biasa pun bisa turut berkontribusi dan berpartisipasi dalam Google Classroom.  Menurut Google, beberapa minggu lalu ini mereka memang sudah mengujicoba fitur Google Classroom untuk membuat kelas sendiri kepada beberapa guru dan murid yang terpilih. Uji coba tersebut bertujuan untuk melihat performa fitur tersebut dan melihat apakah ada perubahan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan performa Google Classroom secara keseluruhan. Setelah diuji coba, barulah Google siap meluncurkan layanan ini kepada publik. Dengan begini, pengguna bisa mengajar atau mengikuti kelas, mengelola tugas, dan berkolaborasi dengan mudah. Penggunaan layanan ini juga bisa dikreasikan dan digunakan untuk mengelola sebuah klub, seperti mengabarkan anggota mengenai kelas/topik yang akan datang, berbagi sumber, dan mengelola tugas mingguan.

Baca Juga:  Heboh Modus Penipuan “Pengemudi Hantu” di Uber China

Google juga menunjukkan bahwa fitur ini bisa digunakan untuk banyak hal di berbagai bidang. Ada tiga contoh penggunaan layanan Google Classroom yang ditampilkan pada postingan blog Google. Contoh pertama adalah sebuah kelas desain grafis yang menggunakan Google Drawings. Selanjutnya adalah contoh penggunaan layanan Google Classroom pada sebuah klub yang berkutat di bidang robotika. Pada kasus yang satu ini, seorang guru sekolah dasar menggunakan layanan tersebut untuk berbagi ide dengan anggota Girl Scouts Robotics Club-nya. Ini menunjukkan bahwa layanan Google Classroom ini bisa digunakan untuk mengatur program ekstrakulikuler di sekolahan. Yang terakhir adalah sebuah klub gameDev buatan siswa yang bertekad untuk berbagi dengan orang-orang yang ingin mendiskusikan desain, seni, dan programming. Melihat berbagai aktivitas yang bisa dilakukan dengan menggunakan layanan ini, mulai dari mengajarkan desain grafis hingga menjalankan sebuah kelas gameDev, sepertinya layanan ini memiliki potensi yang besar di masa yang akan datang.

Aplikasi Google Classroom sudah bisa diunduh secara gratis untuk perangkat Android, iOS, atau Chromebook.

Baca Juga:  Ilmuwan Temukan Fosil yang Menjadi Bukti Kehidupan Paling Kuno di Bumi