News

Smart Diaper Sensor Ini Memberitahu Orang Tua Jika Popok Bayinya Kotor

[Foto: Monit]
Memiliki bayi untuk pertama kali bisa jadi merupakan hal tersulit yang harus dihadapi seseorang dalam hidup. Orang tua baru dihadapkan pada banyak kebingungan, dan salah satu yang lumayan sulit adalah bagaimana cara mengecek apakah bayi buang air besar ketika tidur, tanpa harus membangunkannya.

Untuk mengatasi masalah itu, startup asal Korea Selatan menciptakan Monit, sensor Bluetooth yang akan “mengendus” bokong bayi dan memberitahu orang tua jika popok bayi mereka kotor. Seperti dilansir dari TechCrunch, Senin, 01 Mei 2017, sensor tersebut akan diperluas kegunaannya, sehingga bisa memonitor suhu dan kualitas udara dalam kamar bayi atau ruangan lainnya.

Kecil, rata dan bulat seperti macaron, sensor Monit membantu orang tua yang ingin mengganti popok pada waktunya untuk menghindari iritasi kulit bayi karena paparan dengan kotoran. Pendiri Monit, Tony Park, mulai terpikir untuk membuat Monit karena salah satu dari kedua putrinya menderita dermatitis atopik, dan dia perlu memastikan bahwa bayi tersebut selalu memakai popok kering.

Baca Juga:  Dengan Teknologi Biometrik, Kelak Anda Tak Perlu Lagi Tunjukan Paspor Saat Berkunjung ke Australia

Dia mengutarakan idenya kepada C-Lab, sebuah program inkubator startup yang memfasilitasi karyawan Samsung Electronics, dan mendapat cukup dana untuk mengerjakan Monit selama satu tahun. Kini produk pertamanya—sensor dan gendongan bayi yang dinamai Bebefit—bersiap-siap diluncurkan ke pasaran musim panas ini di Korea, sebelum dilempar ke pasar Amerika Serikat dan Asia, seperti China dan Jepang.


“Saya mengalami kesulitan untuk memahami bayi-bayi saya, karena saya tidak tahu mengapa mereka menangis, mengapa mereka berteriak, mengapa mereka tidak tidur, jadi saya benar-benar ingin memahami tingkah lakunya dan lingkungan sekitar mereka,” kata Park.

Salah satu manfaat dari sensor Monit adalah bahwa ia bekerja di luar popok dan dapat mendeteksi kotoran dan urin dengan memantau kombinasi suhu, kelembaban dan gas. Park mengatakan, hal ini membedakan Monit dari produk serupa yang hanya mendeteksi urine dan harus dipakaikan ke bayi sebagai pengganti popok agar bisa bekerja.

Sensornya bisa disematkan ke bagian pinggul di produk gendongan bayinya, yang desainnya juga terinspirasi oleh pengalaman Park.

Baca Juga:  AirSelfie, Inovasi Drone Mungil untuk Ber-selfie Ria

Seperti yang diketahui semua orang tua baru, menemukan gendongan bayi yang sempurna—yang tidak terlalu panas atau terlalu tipis, mampu menyangga beban namun tidak bulky, ergonomis, dan nyaman bagi bayi dan penggendongnya—bisa menjadi proses yang rumit. Park harus menggendong bayinya terus-menerus untuk menenangkan mereka, tapi setelah beberapa saat dia menderita sakit punggung dan bahu. Dia bekerja dengan Samsung Medical Center untuk merancang dudukan pinggul (hipseat) yang dapat disesuaikan pada Bebefit. Dudukan pinggul tersebut memungkinkan orang tua menggesernya untuk menyesuaikan pusat berat badan bayi, yang seringkali berubah sepanjang hari.

“Gagasan kami sangat sederhana namun kuat. Saat membawa koper, Anda bisa memindahkannya ke tangan kanan dan menggeserkan kembali saat merasakan sakit,” kata Park. “Hipseat kami memungkinkan Anda mengganti pusat berat di pinggang dan antara pinggang dan bahu Anda.”

Monit saat ini merupakan prototip dan sedang dipersiapkan untuk diproduksi massal, dan rencananya akan dilempar ke pasar pada bulan Agustus mendatang.