News

Suara Video Instagram Kini Otomatis Langsung Terdengar Begitu Diputar

[Foto: Jirapong Manustrong/Shutterstock]
Autoplay audio bisa jadi fitur yang mengganggu atau membuat nyaman, tergantung pada situasinya. Untungnya saat ini Instagram telah menemukan fitur yang tersebut, yaitu dengan membuat fitur yang memungkinkan untuk mengatur agar suara video otomatis hidup atau mati.

Akhir pekan ini TechCrunch melihat beberapa video Instagram diputar otomatis dengan audio. Sekarang Instagram telah mengkonfirmasi kepada kami “pembaruan ini baru saja diluncurkan” dan beginilah cara kerjanya untuk semua video organik maupun iklan.

Saat membuka Instagram, video masih akan diputar otomatis dengan suara dinonaktifkan. Tetapi jika Anda menekan untuk memutar satu suara video, yang ditunjukkan dengan ikon speaker di kiri bawah, semua video lainnya akan diputar otomatis sampai akhir sesi. Anda tetap dapat mengganti semua video yang berikutnya kembali ke senyap dengan mengetuk ikon speaker. Dan saat Anda menutup aplikasi, audio autoplay akan disetel senyap kembali ulang untuk sementara waktu sampai Anda menggunakan Instagram kembali.

Jadi pada dasarnya, Instagram tetap membuat suara video mati pada awal aplikasi diaktifkan, dan menjadikan aktifitas terakhir Anda sebagai acuan apakah suara video berikutnya otomatis hidup atau mati sampai akhir sesi.

Baca Juga:  JD.ID Gelar Kompetisi Berhadiah Voucher dan Mudik Gratis, #MudikBersamaJDID

Ini adalah solusi yang pintar. Jika Anda berada di rumah sendiri atau memiliki headphone, dan Anda menyalakan suara video, aman bagi Instagram untuk menganggapnya dapat memutar lebih banyak video dengan audio tanpa mengganggu siapa pun. Tapi jika dilain waktu Anda membuka aplikasi ini, di tempat umum atau di tempat yang sepi tanpa headphone, hal itu tidak akan mempermalukan Anda.


Sebelumnya, Instagram mengakui bahwa harus menyalakan audio untuk setiap video secara satu-persatu bisa membuat frustrasi.

Video Instagram Story akan tetap mematuhi pengaturan perangkat Anda, yaitu hanya memainkan suara jika dihidupkan. Namun hal masuk akal karena Anda dapat mengasumsikan bahwa Anda akan melihat video dalam tayangan slide.

Facebook mengalami “serangan balasan” awal tahun ini saat mengumumkan akan beralih dari video diam autoplay menjadi mengikuti status pengaturan suara perangkat pengguna Anda saat ini. Solusi ini lambat laun mulai tergusur, meskipun hal ini menandakan bahwa Facebook memahami bahwa suara itu bisa mengejutkan beberapa pengguna.

Baca Juga:  Bertahun-tahun Terlupakan, Google Voice Akhirnya Diperbaharui dengan Sejumlah Fitur Baru

Berikut ini beberapa alasan mengapa facebook tetap menyalakan suara video walaupun banyak keluhan, antara lain:

Mudah disesuaikan karena menggunakan standar suara perangkat pengguna.

Fitur ini mendapat umpan balik yang positif dari para pengujinya pada saat tes.

Snapchat menggunakan fitur tersebut.

Suara sangat penting untuk mendorong reaksi emosional pengguna terhadap sebuah iklan.

Mengurangi kebutuhan akan tulisan pada video atau klip tanpa suara.

Berpotensi bagi label rekaman untuk mengajukan kesepakatan lisensi agar pengguna dapat memasukkan musik dengan hak cipta sebagai soundtrack ke videonya yang dapat mengurangi pelanggaran hak cipta.

Beradaptasi dengan teknology earbud nirkabel seperti Apple AirPods.

Langkah Instagram ini bisa memberikan keuntungan bagi bisnis dan pengiklan, yang dapat membuat lebih banyak video mereka bermain dengan suara sekarang. Hal itu membuat Instagram lebih mirip dengan televisi atau Snapchat dimana suara selalu diputar, dan bisa mendongkrak pembelanjaan pada iklan videonya.

Video jelas menjadi fokus yang sangat besar bagi Instagram. Diluncurkan pada tahun 2013 sebagai add-on ke jaringan berbagi foto, video telah berkembang dengan popularitasnya karena kamera, layar, dan jaringan seluler membaik kualitasnya. Sementara Instagram tidak ingin mengganggu penggunanya, ia juga tidak bisa menjadi jejaring sosial masa depan jika tetap diam.

Baca Juga:  Studi: Media Sosial Bisa Memperkuat Stigma dan Stereotip