News

Suka Belanja Online? Lindungi Data Pribadi dari Peretas dengan Aplikasi Ini

[Foto: Shutterstock]
Di zaman sekarang ini, smartphone Anda bisa dibilang adalah hidup Anda. Mulai dari aplikasi berbelanja, data-data perbankan maupun kartu kredit, sampai data email dan foto pribadi semua ada di dalam smartphone. Begitu banyak hal yang dipertaruhkan untuk keamanannya.  Oleh karena itu, Cheetah Mobile Inc., perusahaan pengembang aplikasi utilitas dan keamanan mobile pada Senin, 29 Mei lalu meluncurkan aplikasi terbaru, Security Master.

Aplikasi ini telah diluncurkan di seluruh dunia dan dapat diunduh gratis bagi pengguna Android dan merupakan pembaharuan dari CM Security sebagai aplikasi keamanan pribadi dan antivirus populer yang telah diunduh lebih dari 500 juta kali dengan rating 4.7 (dari 5) di Google Play. Dengan Security Master, Anda dapat berbelanja, mengirim pesan cinta, selfie, maupun mengunduh album Lady Gaga tanpa harus khawatir karena perangkat Anda sudah terlindungi.

Seperti tertera dalam siaran pers yang diterima Labana, Security Master menawarkan perlindungan real-time yang sesuai dengan keadaan untuk semua perangkat Android. Apabila hasil diagnosa sudah ada, Security Master akan memberikan saran dalam tiga pilihan skenario yaitu, SCAN, yang mendeteksi dan melindungi perangkat dari malware dalam waktu kurang dari 10 detik; BOOST, yang akan mematikan kegiatan background yang tidak digunakan sehingga memberi ruang bagi memory yang akan mempercepat kerja perangkat Anda; dan CLEAN, yang akan membersihkan junk files.

Berdasarkan sebuah penelitian dari Zimperium, penyerang dunia maya secara konstan mencari dan menemukan cara baru untuk menyerang sistem operasi mobile. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa 13 persen dari perangkat Android nyatanya memiliki aplikasi yang diketahui sebagai malware.

Seperti dilansir dari  TechCrunch mengenai Android Security 2016 Year In Review, setengah dari perangkat-perangkat Android yang digunakan belum mendapatkan pembaruan pengamanan perangkat sampai akhir tahun 2016 lalu.

Baca Juga:  Peneliti Kembangkan Aplikasi Pendeteksi Pencemaran Udara yang Terhubung Google Maps

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Cheetah Mobile Security Research Lab di Amerika Serikat, sekitar 60 persen pengguna internet merasa tidak aman ketika melakukan browsing atau menjelajah internet melalui perangkat mobile dan 30 persen tidak melakukan apapun untuk melindungi keamanan perangkat mobilenya.


Lebih lanjut, ancaman peretas dan terpaparnya data pribadi secara online —yang dapat menjurus ke pencurian identitas dan kerugian finansial— adalah beberapa hal yang paling ditakuti oleh pengguna internet. Hal tersebut merupakan ancaman serius dan dengan munculnya “locker virus”, jenis virus yang dapat mengunci perangkat Android melalui berbagai cara bahkan melalui SMS. Pengguna harus lebih berhati-hati dan melindungi perangkatnya terutama untuk para pengguna Android.

Oleh karena itu, Security Master menghadirkan fitur “SafeConnect,” sebuah fitur yang dirancang untuk melengkapi keamanan internet mobile dengan melindungi dan mengenkripsi data-data yang dikirimkan melalui internet. Terlebih lagi, SafeConnect juga melindungi aplikasi-aplikasi instant messaging, financial banking, e-commerce, dan browser. Ketika aplikasi dalam kategori ini dibuka, SafeConnect secara aktif akan langsung dan memberikan perlindungan. Fitur ini juga mencakup perlindungan untuk berbagai aplikasi yang dibuat di Indonesia.

Baca Juga:  Ilmuwan Ciptakan Drone Canggih yang Bisa Bermanuver Layaknya Kelelawar

“Seiring dengan perkembangan sistem Android dan penggunaan mobile internet, aplikasi antivirus saat ini tidak lagi memadi,” jelas Pan Qi, Vice President dari Cheetah Mobile, dalam keterangan tertulisnya. “Konsumen memerlukan produk yang lebih komprehensif dan scalable, yang dapat membantu mereka untuk mengatasi ancaman keamanan internet sekaligus menggunakan perangkatnya secara optimal. Oleh karena itu, kami menghadirkan Security Master – sebuah produk pintar yang memberikan solusi real-time ditambah dengan fungsi0fungsi kemanan esensial untuk pengalaman mobile yang aman dan optimal.”

Menurut siaran pers tersebut, SafeConnect juga didukung oleh teknologi Hotspot Shield VPN dari AnchorFree untuk mengamankan koneksi internet, mengenkripsi informasi pribadi sehingga pengguna dapat melakukan aktivitas online dengan aman baik di rumah, tempat kerja, maupun tempat publik. Security Master dapat mengintegrasikan teknologi privasinya dengan Software Development Kit (SDK) dari AnchorFree.

“AnchorFree telah memberikan keamanan yang terbaik di industrinya kepada konsumen di seluruh dunia dan kami sangat senang dapat menawarkan teknologi VPN kami bagi konsumen Cheetah Mobile,” jelas CEO AnchorFree, David Gorodyansky. “Saat ini, lebih dari 80% pengguna mobile peduli terhadap keamanan dan data pribadi dibandingkan setahun lalu. Ancaman ini ada di seluruh dunia dan dengan mengintegrasikan teknologi Hotspot Shield Hydra milik AnchorFree dengan fitur SafeCnnect Security Master dapat memberikan pengalaman berinternet yang aman bagi penggunanya.”

Baca Juga:  Twitter Perbaharui Aplikasi iOS, Inilah Tampilan dan Fitur Barunya

Selain fitur yang dirombak untuk perlindungan privasi dan keamanan mobile, Security Master juga menawarkan berbagai pilihan fungsi perlidungan seperti AppLock, yang menyediakan fitur Fingerprint Scanners dan Intruder-Selfie yang akan mengambil foto orang yang gagal membuka perangkatmu. Ada juga Notification Manager yang menunjukkan notifikasi dalam satu tampilan dan informasi penelepon.