Review

Teknologi di Belakang SaleStock

SaleStock adalah e-commerce yang menyediakan penjualan pakaian berkualitas tinggi seperti di mall tetapi dengan harga yang lebih murah. Kampanye iklan mereka seringkali cukup provokatif dengan pesan-pesan yang kurang lebih bisa diartikan “harga pakaian di mall itu sudah dimark up sangat tinggi”. Namun terlepas dari iklan mereka, teknologi yang digunakan SaleStock menarik untuk disimak.

Perusahaan yang terdaftar di Singapura pada Desember 2014 ini baru saja mengunggah slide presentasi tentang teknologi mereka. Walaupun tidak disertai detail penjelasan (dengan audio atau video) tetapi setidaknya ini sudah bisa memberikan gambaran seperti apa teknologi yang digunakan Sale Stock.

Menarik melihat perkembangan teknologi Sale Stock yang tadinya hanya berupa Facebook Page dan dikerjakan sendiri oleh Ariza Novianti dengan dibantu suaminya Lingga Madu (keduanya co-founder SaleStock). Setelah itu startup yang awalnya bernama SaleStock Tangerang ini sempat menggunakan platform dari Sirclo di penghujung tahun 2014. Dan kini akhirnya SaleStock sudah dibangun dan dikembangkan sendiri oleh tim engineering mereka.

Ini mengingatkan pada kisah Groupon. Pada awalnya Groupon juga hanya berupa sebuah website berbasis WordPress yang dikerjakan oleh seorang freelancer. Jadi startup yang baru cuma dengan modal Facebook Pages tidak perlu khawatir, teknologi masih bisa dikejar kok, walaupun bisa jadi harus mengejar investor dulu.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID