News

Tiongkok Suspensi Layanan Video Streaming DisneyLife

[Foto: DisneyLife.com]
[Foto: DisneyLife.com]

Regulator Tiongkok dilaporkan telah menutup DisneyLife, sebuah layanan streaming video dan film milik Disney yang mulai beroperasi sejak lima bulan lalu. Langkah ini diambil sebagai akibat dari diperketatnya kontrol Tiongkok terhadap konten online asing. Kebijakan ini juga telah menyebabkan iTunes Store milik Apple Inc. disuspensi di Tiongkok pada bulan ini.

DisneyLife diresmikan di Tiongkok pada bulan Desember lalu sekaligus memperkenalkan sebuah perangkat berbentuk Mickey Mouse yang berfungsi seperti Apple TV. Perangkat yang bernilai sekitar $ 120 (sekitar Rp 1,6 juta) ini memungkinkan penggunanya untuk menikmati film, acara TV, musik, dan permainan keluaran Disney. Alat ini juga sudah resmi dipasarkan di Inggris pada tahun lalu.

Alibaba Group selaku pengelola E-Commerce DisneyLife di Tiongkok menyatakan bahwa DisneyLife sedang melakukan proses “peningkatan pelayanan” dan akan segera mengembalikan uang pada para pembeli. Namun menurut beberapa sumber, regulator media Tiongkok lah yang telah mengajukan suspensi terhadap DisneyLife.

Ini adalah kedua kalinya dalam bulan ini regulator Tiongkok mengajukan suspensi terhadap layanan hiburan online milik perusahaan besar Amerika. Pekan lalu, layanan iTunes Movies dan iBooks dari Apple ditutup di Tiongkok menyusul perintah dari Badan Pers, Publikasi, Radio, Film, dan Televisi Tiongkok.

Suspensi terhadap dua perusahaan besar ini bisa dibilang sangat berpengaruh karena baik Apple dan Disney sama-sama melihat Tiongkok sebagai pasar pertumbuhan yang berpotensi besar. Bahkan, pada saat ini Tiongkok merupakan sumber pendapatam Apple yang kedua terbesar. Sementara itu, Disney sendiri berencana untuk membuka theme park pertamanya di Tiongkok pada bulan Juni ini.

Baru-baru ini Tiongkok menerapkan aturan baru yang mewajibkan perusahaan asing untuk bekerja sama dengan partner lokal dan meminta persetujuan pemerintah terlebih dahulu sebelum menjual konten hiburan online. Meskipun DisneyLife sudah bekerja sama dengan pihak lokal yang merupakan salah satu perusahaan internet terbesar di Tiongkok, tapi ternyata tetap saja mereka harus tunduk terhadap regulator Tiongkok.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID