Tips & Guide

Tips Bagi Pemilik Situs untuk Mengatasi ISP Nakal Penginjeksi Iklan

[Foto Ilustrasi: pixabay.com]
Tingkah nakal dari penyedia layanan internet yang menyelipkan iklan-iklan ke dalam situs yang diakses pelanggannya tentunya sangat merugikan pemilik situs. Salah satu trik paling ampuh bagi pemilik situs untuk menangkal kenakalan ini adalah dengan menggunakan SSL (Secure Socket Layer) yang membuat semua request ke halaman Anda akan melalui HTTPS. Jika dulu untuk mendapatkan SSL Anda harus merogoh kocek lumayan, plus proses verifikasi yang rumit, kini pilihan SSL gratis sudah tersedia.

Nakalnya Penyedia Layanan Internet (ISP)

Anda pemilik situs. Anda tidak memasang iklan sama sekali. Tetapi ketika seseorang mengunjungi situs Anda, ternyata terlihat ada banner iklan muncul di bagian atas. Bisa jadi iklannya dari produk yang bertentangan dengan prinsip Anda. Atau lebih parah, iklan dari kompetitor bisnis Anda.

Darimana datangnya iklan ini? Salahkan ISP (Internet Service Provider) si pengunjung situs. ISP inilah yang dengan semena-mena menyelipkan kode iklan ke situs Anda. Biasanya ISP seperti ini mencari pembenaran dengan beralasan kalau mereka telah berinvestasi banyak untuk membangun infrastruktur internet. Alasan yang absurd memang, karena penggunanya sudah membayar untuk menggunakan jasa mereka. Detail kenakalan ISP ini bisa dibaca di tulisan “Raymond Reddington” ini. (Raymond Reddington adalah nama tokoh buronan FBI nomor 1 di film seri The Blacklist.)

Bukan saja karena isi iklannya yang mengganggu. Selipan kode iklan ini pun berpotensi merusak tampilan situs. Leon (co-founder Tokopedia) pun mengakui kalau Tokopedia pernah mendapatkan laporan dari pengunjung situsnya jika tampilan situs mereka rusak akibat hal ini. Penyebabnya, request AJAX yang kembaliannya berformat JSON itu menjadi bercampur dengan kode iklan selipan dari ISP nakal ini. Tentu saja hasilnya jadi berantakan.

Resep Manjur

Mengatasi hal ini tidak sulit. Bisa dengan mengakali script iklan tersebut atau cara lain dengan menggunakan SSL (HTTPS).

Mengakali Script Injeksi Iklan

Murdani Eko, menemukan jika script injeksi iklan tersebut membaca tag penutup </body> dan </html>. Ia pun memberikan tipsnya untuk mengakali cara kerja script injeksi tersebut. Murdani bahkan membuatkan plugin WordPressnya.

Menggunakan SSL

Dengan menggunakan SSL, maka semua halaman situs yang dilihat pengunjung akan dienkripsi. Semua request akan melalui HTTPS sehingga ISP tidak bisa lagi menyelipkan iklan di situs Anda.

SSL Berbayar

Di masa lalu SSL yang dikenali dan terverifikasi oleh semua peramban web (web browser) hanyalah SSL berbayar seperti yang disediakan oleh GeoTrust, Verisign, Comodo, dll. Selain biayanya yang lumayan, mengurus SSL ini cukup merepotkan. Biasanya penyedia SSL akan melakukan beberapa verifikasi detail. Pemilik situs akan dihubungi via telepon untuk verifikasi. Setelah itu pemilik situs wajib mengirimkan beberapa dokumen pendukung (Akta perusahaan, atau dokumen resmi lainnya). Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa dalam hitungan hari, atau bahkan untuk beberapa kasus bisa lebih dari seminggu.


Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID