Home  »  Tips & Guide   »  
Tips & Guide

Tips Sukses Dalam Merintis Usaha Bersama Pasangan

[Foto: sethfc.com]
Ingin membangun bisnis dengan pasangan Anda? Kenapa tidak? Merintis usaha dengan orang yang sudah dipercaya dan sangat Anda kenal bisa memberikan nilai tambah bagi bisnis Anda. Anda juga mungkin akan lebih terpacu dan semangat untuk bekerja karena melakukannya dengan orang yang sangat berarti bagi Anda. Meskipun begitu, menjalankan bisnis dengan pasangan sebenarnya tidak semudah yang dibayangkan. Jika salah langkah, bisa-bisa bisnis Anda mempengaruhi hubungan pribadi Anda dan sebaliknya. Ini dia beberapa tips agar Anda bisa menyeimbangkan antara bisnis dengan hubungan asmara Anda dan membangun sebuah bisnis yang sukses.

Komunikasi adalah kunci kesuksesan. Komunikasi yang terjalin dengan baik dengan pasangan akan saat membantu, terutama di kala Anda sedang menghadapi tantangan dalam bisnis. Salah satu hal yang perlu diingat ketika sedang berkomunikasi dengan pasangan adalah menyadari kapan Anda menempatkan diri sebagai pasangan dan sebagai rekan bisnis. Dengan begini, Anda dan pasangan bisa menghindari kesalahpahaman atau sakit hati karena ucapan-ucapan yang mungkin tidak mengenakkan.

Membangun rancangan bisnis yang jelas. Saat menjalankan bisnis dengan pasangan Anda, sebuah rancangan bisnis dapat membantu Anda untuk menentukan tugas dan kewajiban masing-masing orang. Contohnya, rancangan bisnis Anda harus secara spesifik menyembutkan siapa yang jadi pemilik perusahaan, bagaimana struktur perusahaannya, siapa yang ada di dalam kelompok manajemen, dan tanggung jawab apa yang dimiliki setiap orang. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan cara mengetahui kekuatan atau keahlian masing-masing orang, kemudian bersama-sama merumuskan peran dan tanggung jawab masing-masing berdasarkan keahlian tersebut.


Pastikan Anda memiliki visi dan misi yang sama. Meskipun perbedaan pendapat akan selalu ada dalam perusahaan, namun yang paling penting adalah Anda dan pasangan memiliki tujuan visi dan misi yang sama terkait dengan bisnis yang tengah Anda rintis.

Beri batasan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Merintis usaha tidaklah seperti pekerjaan kantoran yang jelas jam kerjanya. Terkadang, Anda harus mengurusi urusan bisnis di malam hari atau mungkin sejak dini hari. Untuk itu, ada baiknya jika Anda membuat sendiri jadwal kerja Anda sendiri. Misalnya, setelah jam 6 sore Anda dan pasangan harus berhenti bekerja dan meluangkan waktu untuk kehidupan pribadi. Tentu saja Anda tidak mau kalau waktu akhir pekan Anda berdua dihabiskan untuk membicarakan pekerjaan, bukan?

Luangkan waktu untuk hubungan Anda. Setiap orang yang sedang membangun bisnis pasti menyadari bahwa aktivitas itu sangat memakan waktu. Jika Anda bekerja dengan pasangan Anda, hal itu akan menjadi lebih menantang lagi, terutama dalam hal mencari waktu yang tepat untuk kegiatan pribadi atau mungkin berkumpul dengan keluarga dan teman. Meskipun memang sulit, namun hal ini sangatlah penting demi kesehatan hubungan pribadi Anda. Berbagi dan meluangkan waktu bersama dapat membantu Anda untuk menyadari bahwa pada akhirnya, yang menjadi prioritas utama adalah hubungan Anda berdua.

Jangan ragu untuk meminta bantuan pada pihak ketiga yang bisa dipercaya. Meskipun ini adalah bisnis keluarga, namun ini bukan berarti Anda tidak bisa meminta bantuan pada orang lain. Orang pihak ketiga bisa memberikan pendapat yang objektif dan mungkin membantu Anda dalam bagian tertentu pada bisnis Anda. Selain itu juga, mereka bisa membantu meringankan beban Anda.