Tips & Guide

Tips Untuk Merawat dan Menjaga USB Flash Drive Anda

[Foto: bestproducts.com]
Saya rasa jika Anda membuka artikel ini, itu artinya Anda memiliki satu atau dua USB Flash Drive. Mungkin USB Flash Drive Anda juga pernah mengalami kerusakan yang menyebabkan data-data Anda korup atau hilang. Tentunya, Anda tidak ingin kejadian itu terulang lagi hanya karena penggunaan dan perawatan USB Flash Drive yang tidak apik, bukan? Kerusakan karena kelalaian pengguna sebenarnya bisa dihindari jika Anda bisa merawat dan menyimpannya dengan baik. Ini dia hal-hal yang perlu diperhatikan agar flash drive Anda semakin awet.

Jangan menyimpannya di saku celana atau kemeja. Banyak hal yang bisa terjadi, misalnya panas tubuh Anda menghasilkan embun yang bisa masuk kemudian mengendap ke dalam flash drive yang akhirnya menimbulkan kerusakan pada komponen elektronik di dalam flash drive. Debu-debu juga bisa masuk ke dalam konektor flash drive dan menyebabkan konslet yang akan merusak flash drive ketika digunakan.

Hindari menyolokkan USB flash drive di komputer saat tidak digunakan. Gelombang listrik yang berlebih pada port USB bisa menyebabkan malfungsi dan kerusakan pada komponen elektronik flash disk tersebut. Selain itu juga, bisa saja ada faktor human error seperti ada orang yang tidak sengaja membentur flash drive sehingga merusak/mengganggu konektornya. Untuk amannya, sebaiknya cabut flash drive Anda ketika tidak digunakan dan simpan di tempat yang aman.

Baca Juga:  5 Trik Membuat Ad Copy yang Menarik Audiens

Jangan menjalankan program dari dalam flash drive.  Setiap flash drive memiliki angka siklus read/write yang sudah ditentukan sebelumnya. Jadi jika Anda ‘menghabiskan’ jatah siklus tersebut maka flash drive tersebut tidak akan bisa digunakan lagi. Ketika Anda menyimpan dan mengambil dokumen, Anda hanya mengunakan satu siklus di tiap proses read/write nya. Namun, menjalankan software dari flash drive akan menggunakan banyak siklus read/write. Selain itu juga, menyunting dokumen langsung dari flash drive juga akan memberikan dampak yang sama. Sebaiknya Anda salin dulu data yang ingin disunting ke komputer, baru Anda bisa membuka atau menyuntingnya dari sana.

Mencabut flash drive dengan baik dan benar dari perangkat host. Ini adalah poin yang sangat penting. Anda harus memastikan semua operasi terkait flash drive yang tengah berlangsung sudah selesai. Barulah Anda bisa mencabutnya dari perangkat host. Jika misalnya flash drive tersebut Anda cabut ketika sedang ada di tengah proses memindahkan data, maka flash drive tersebut bisa-bisa mengalami gangguan dan data-data yang ada di dalamnya terancam korup atau hilang. Itulah sebabnya kenapa Anda harus menekan tombol eject atau Safely Remove Hardware sebelum benar-benar mencabutnya.

Baca Juga:  Ini Dia Cara-Cara untuk Membuka Fitur Virtual Keyboard pada Windows 10

Selalu membuat backup. Namanya juga barang elektronik, pasti ada batasan hidupnya. Pastikan Anda selalu memiliki backup-an data pada tempat penyimpanan lain. Dengan begini, Anda tidak akan benar-benar kehilangan data tersebut jika ada hal-hal tak diinginkan terjadi. Saya sarankan Anda untuk memanfaatkan penyimpanan cloud seperti Google Drive karena resiko hilangnya sangat kecil. Selain itu, Anda bisa dengan mudah mengakses data tersebut di manapun dan kapanpun Anda mau.