News

Tokopedia Dapatkan Investasi Baru Senilai Hampir Rp 2 Triliun!

[Foto: bwbx.io]
Kabar mengejutkan datang dari Tokopedia pada hari Jumat malam, 8 April 2016. Marketplace yang dipimpin William Tanuwijaya ini dikabarkan oleh Techinasia telah mendapatkan investasi baru sebesar $ 147 juta, atau sekitar Rp 1,92 T dalam kurs saat ini. William maupun SoftBank -salah satu investor Tokopedia sebelumnya- menolak untuk mengkonfirmasi ataupun menyangkal kabar ini.

Walaupun William dan investor menolak kabar ini, namun Techinasia yakin kabar ini benar karena mereka mendapatkan informasi ini dari beberapa sumber yang terpercaya.

Nilai investasi Tokopedia kali ini lebih besar daripada nilai investasi yang mereka peroleh terakhir kali di tahun 2015, yaitu $100 juta (sekitar Rp 1,3 T). Walaupun nilainya investasinya naik relatif tidak terlalu jauh, namun tidak disebutkan berapa valuasi Tokopedia saat ini setelah masuknya investasi baru ini.

Melihat dari sejarahnya, hampir tiap tahun Tokopedia mendapatkan investasi baru. Berikut daftar investasi Tokopedia dari sejak awal berdiri:

  1. Agustus 2009 (seed funding), pertama kali berdiri, langsung didanai oleh Indonusa VC sebesar Rp 2,4 miliar yang dipimpin oleh Victor. Dengan investasi ini Indonusa memiliki 80% saham, sementara William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison masing-masing mendapatkan 10% saham.
  2. Maret 2010 (Series A), mendapatkan investasi dari East Ventures. Nilainya tidak disebutkan.
  3. April 2011 (Series B), mendapatkan investasi dari CyberAgent Ventures. Nilainya tidak disebutkan.
  4. April 2012 (Series C), mendapatkan investasi dari netprice.com dan SBI Investment. Nilainya tidak disebutkan.
  5. Juni 2013 (Series D), mendapatkan investasi dari East Ventures, CyberAgent Ventures dan Softbank Ventures Korea. Nilainya tidak disebutkan.
  6. Oktober 2014 (Series E), mendapatkan investasi dari Softbank Internet Media (SIMI) dan Sequoia Capital. Nilai investasinya $ 100 juta (sekitar Rp 1,3 triliun).
  7. April 2016 (Series F), belum diketahui siapa investornya. Nilai investasinya $147 juta (sekitar Rp 1,9 triliun).

Walaupun secara resmi belum ada startup di Indonesia yang menyandang status “unicorn” (startup dengan valuasi $ 1 miliar), dengan deretan nilai investasi sebesar ini, Tokopedia tentu menjadi kandidat kuat untuk menyandang “unicorn” pertama dari Indonesia.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID