Review

Training dan Sertifikasi Resmi dari Facebook Bagi Para Digital Marketer

[Gambar: facebook.com]

Perusahaan penyedia jasa konsultasi digital marketing, atau biasa disebut digital agency tumbuh makin subur di Indonesia. Tetapi sulit mengukur seberapa paham sebenarnya para penyedia jasa ini dengan bidang yang digelutinya. Sertifikasi resmi yang cukup dikenal di dunia digital marketing paling hanya Google AdWords. Ini pun kadang sering dijual dengan cara mengecoh, menyebutnya sebagai “sertifikasi SEO resmi dari Google”.

Mengikuti jejak Google, Facebook pun sekarang menyediakan training dan sertifikasi bagi para digital marketer yang menggunakan platform Facebook. Namanya: Facebook Blueprint. Seperti apa detailnya, mari kita lihat.

1. Registrasi

Tombol “Start Now” akan membawa kita pada halaman registrasi. Untuk mengikuti training ini sebelumnya kita tidak perlu memiliki Facebook Page.

2. Katalog Kursus

Selesai registrasi, pilihan kursus ditampilkan. Jumlah kursusnya ada banyak sekali, totalnya lebih dari 35 kursus. Mulai dari campaign optimization dan bagaimana menggunakan video di Facebook sampai dengan solusi effective ad measurement. Tetapi untuk mempermudah, Facebook sudah mengelompokkannya dalam 10 kategori.

3. Mengikuti Kursus

Setelah memilih kursus yang diinginkan, tinggal pilih Enroll di pojok kanan atas.

4. Isi Kursus

Dari pengalaman mengikuti beberapa kursus, ada 2 jenis bentuk kursus. Kursus yang bentuknya pengenalan: cukup membaca materi yang diberikan, dan diakhir kursus kita mendapatkan sertifikat. Bentuk satu lagi adalah kursus yang benar-benar perlu dipahami karena di akhir kursus akan ada tes.

5. Sertifikat

Setelah menyelesaikan setiap kursus, kita akan mendapatkan sertifikat. Bentuknya sangat sederhana, dalam bentuk PDF.

Facebook tidak menyebutkan apakah setelah kita menyelesaikan semua kursus maka akan diberikan satu sertifikat khusus atau tidak. Tetapi walaupun tidak ada, paling tidak sekarang digital agency punya dasar untuk menyatakan seberapa paham para awak digital marketer mereka menggunakan Facebook untuk membantu brand dalam setiap digital campaign mereka.

Tentunya ini hanya menjadi nilai tambah. Tidak bisa jadi patokan utama client untuk memilih digital agency yang akan dijadikan partner. Kesuksesan kampanye-kampanye sebelumnya lebih menjadi faktor dominan. Dan tentunya budget. 🙂

Link: Berita dari Facebook tentang Blueprint.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID