Home  »  Review   »  
Review

TravelMate, Koper “Robot” yang Mampu Berjalan Mengikuti Pemiliknya

[Foto: express.co.uk]
Saat bepergian jauh, koper menjadi salah satu barang yang wajib dibawa. Namun bagi sebagian orang, menarik koper mulai dari turun mobil, di bandara atau stasiun, hingga ke lokasi tujuan, menjadi suatu pekerjaan yang dirasa ‘berat’.

Namun berkat kemajuan teknologi, kini hal tersebut tampaknya akan terasa jauh lebih ‘ringan’. Belum lama ini, sebuah startup memperkenalkan ‘koper robot’ bernama TravelMate yang bisa dikendalikan melalui smartphone.

“Berpergian akan jadi jauh lebih mudah,” kata David Near, pendiri Travelmate Robotics.

Bahkan, startup tersebut sudah melakukan kampanye urun dana di Indigogo per Rabu, 24 April 2017 pukul 16.30 WIB. Berkat kampanye itu, mereka berhasil mengantongi 275.762 USD atau sekitar Rp 3,6 miliar. Angka ini 1.637 persen melampaui target yang ditetapkan.

TravelMate dibuat menarik dan berbeda dari koper konvensional lainnya. Koper robot ini bersifat otonomos, yang artinya mampu mengikuti pemiliknya ke mana pun ia berjalan. Di keramaian sekalipun, koper ini bahkan tetap mampu mengenali si pemilik tanpa pemasangan periferal tambahan lainnya.

Baca Juga:  Ternyata Banyak Pendiri dan CEO Startup Besar di Indonesia Kuliah di Jurusan Non-Teknologi

“Travelmate bukanlah koper biasa. Ia adalah robot otonom yang akan mengikuti ke mana Anda pergi dan membuat berpergian menjadi jauh lebih mudah,” ujar David Near.

Selain itu, fitur Follow Me di koper ini merupakan sebuah inovasi yang memanfaatkan sensor untuk mendeteksi berbagai rintangan di depannya, entah itu benda-benda ataupun orang.


“Koper buatan kami cukup cerdas sehingga bisa terus mengikuti Anda dan menghindari rintangan yang ada di hadapannya. Ia akan membawa barang-barang Anda ketika Anda pergi ke kantor, ke sekolah atau saat Anda berada di bandara,” tambahnya.

Menariknya lagi, TravelMate bisa bergerak baik secara vertikal maupun horizontal. Ketika bergerak secara horizontal, pengguna bisa menyimpan sesuatu di atasnya untuk dibawa. Penggunaan omni wheel juga memungkinkan koper ini bergerak ke berbagai arah, yang tidak bisa dilakukan koper biasa.

Selain itu, koper robot ini juga bisa dipasangkan ke koper biasa untuk mendorong koper tersebut. TravelMate juga dilengkapi dengan kamera opsional sehingga penggunanya dapat merekam perjalanan mereka atau membiarkan koper ini untuk berpatrol di rumah ketika mereka sedang pergi.

Baca Juga:  Ketika Ajang Pilkada DKI Jakarta 2017 Masuk ke Ranah Digital

Jika difungsikan dalam modus otonomos penuh dan seratus jam dalam keadaan standby, baterai koper ini diklaim mampu bertahan selama empat jam. Penggunanya juga bisa mengisi daya dengan hampir semua jenis perangkat elektronik melalui sebuah USB port yang tersedia di koper tersebut.

Nah, bagi Anda yang suka bepergian ke Amerika Serikat, koper ini juga sudah menyesuaikan diri dengan aturan TSA (Transportation Security Administration). Selain itu, GPS juga sudah disertakan di koper ini. TravelMate dibanderol mulai 399 USD atau sekitar Rp 5,2 jutaan untuk ukuran S.

Bisa menyebabkan kekacauan di bandara?

Namun dibalik terobosan teknologi ini, ada rasa ketakutan dari sejumlah pihak. Mereka berpikir bahwa koper ini akan bisa membahayakan keamanan atau menyebabkan kekacauan di bandara.

Pihak Heathrow Airport mengatakan, mereka akan memonitor situasi ini dengan saksama. Sementara itu, Departemen Transportasi mengatakan bahwa koper ini harus mengikuti prosedur keamanan yang sama dengan koper lain. Selain itu, penggunanya pun akan diminta untuk memastikan koper itu terus ada di dekat mereka.

Baca Juga:  Meski Mahal, 6 Produk Apple ‘Jadul’ Ini Ternyata Laris Terjual pada Masanya

Menanggapi rasa ketakutan tersebut, Travelmate Robotics menjelaskan bahwa mereka membuat koper ini seaman mungkin. Jika seseorang mengambil koper ini dan ia menyadari bahwa ia tidak lagi berada di dekat pemiliknya, maka ia tidak akan bisa digerakkan. Selain itu, koper robot ini juga akan membunyikan alarm.

Anda tertarik memilikinya?