News

Theranos Pivot Fokus ke Hardware, Pecat 340 Karyawan

[Foto: theranos.com]
Theranos, perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan ini mengumumkan dalam situsnya bahwa pihaknya akan menutup  laboratorium dan pusat kesehatannya, dan memecat kurang lebih 340 karyawannya—40 persen dari jumlah tenaga kerja yang dimilikinya. Startup yang tengah dirundung masalah ini kini nampaknya akan lebih fokus terhadap riset dan pengembangan.

Langkah ini diambil menyusul keputusan yang dijatuhkan oleh pihak yang berwenang untuk melarang CEO Theranos, Elizabeth Holmes untuk mengoperasikan laboratorium dalam jangka waktu dua tahun ke depan.

“Kami akan kembali memusatkan usaha kami pada platform miniLab,” tulis Holmes pada surat terbukanya. “Tujuan utama kami adalah mengkomersialisasikan miniatur laboratorium otomatis yang mampu melakukan pengujian sampel dalam volume kecil, terutama untuk populasi pasien yang rentan, seperti dalam hal onkologi, pediatri, dan perawatan intensif. Perangkat miniLab ini sendiri sudah diperkenalkan sejak bulan Agustus yang lalu. Theranos mengklaim bahwa alat ini dapat mendeteksi berbagai penyakit hanya dengan satu tetes darah saja. Mereka telah berusaha untuk mendapatkan izin dari FDA, membangun kemitraan, dan mempublikasikan artikel hasil penelitian di jurnal ilmiah.

Pada awalnya, Theranos merupakan sebuah startup yang sangat menjanjikan dengan teknologinya yang memungkinkan pasien untuk mendapatkan hasil tes darah yang akurat hanya dengan satu tetes darah saja. Namun, sejak serangkaian laporan dari Wall Street Journal dipublikasikan, nasib startup ini berubah total. Dalam laporann tersebut, terungkap bahwa sebenarnya selama ini Theranos tidak menggunakan teknologi yang mereka buat untuk mengecek darah pasien melainkan menggunakan tes darah standar yang biasa digunakan. Selain itu, rupanya banyak terdapat hasil uji coba darah menggunakan teknologi Theranos yang tidak akurat. Oleh karenanya, perusahaan itu terpaksa membuang hasil tes darah yang mereka lakukan selama dua tahun.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID