News

Twitter Gagal Diakuisisi Apple dan Disney, Tinggal Salesforce yang Tertarik

[Gambar: ahediaz | ahediaz.com]
Twitter adalah layanan jaringan sosial online yang memungkinkan pengguna untuk mengirim dan membaca pesan pendek 140 karakter yang disebut “tweets”. Didirikan pada 21 Maret 2006 di San Francisco, California, Amerika Serikat dengan CEO Jack Dorsey, media sosial ini sekarang tengah berada di ambang kemunduran. Munculnya banyak media sosial baru dengan inovasi yang lebih menarik pula, makin hari makin menyudutkan eksistensi media sosial yang sempat menjadi salah satu media sosial paling populer beberapa tahun silam.

Terbesit kabar bahwa Google, Salesforce, Disney dan Apple tertarik untuk membeli Twitter, perusahaan jaringan sosial yang kini tengah mengalami kesulitan keuangan, beberapa waktu yang lalu. Namun sayangnya, Google, Disney dan Apple dikabarkan belum lama mundur dari pembelian Twitter. Tinggalah Salesforce sendiri, perusahaan cloud computing berbasis di San Francisco yang masih bertahan pada rencana akuisisi Twitter.

Pihak eksekutif Twitter dikabarkan masih tengah membicarakan pembelian perusahaan jaringan sosialnya ini dengan Salesforce yang mungkin akan mengakuisisinya dalam waktu dekat. Kabar ini dikutip dari dua sumber anonim yang terlibat dalam diskusi pengakuisisian Twitter oleh Salesforce.

Diskusi pengakuisisian Twitter kabarnya sempat dihadang oleh keengganan investor Salesforce karena nilai saham Salesforce sempat turun sekitar 5 persen tepat ketika berita tentang pengakuisisian Twitter oleh Salesforce muncul di media. Oleh karenanya, perusahaan cloud computing ini sampai sekarang masih mempertimbangkan tawaran untuk pengakuisisian Twitter.

Twitter sendiri kini kabarnya tengah jatuh bangun berjuang untuk menumbuhkan perusahaannya kembali dengan berbagai fitur baru yang dikemas sedemikian rupa untuk menarik hati pengguna. Perusahaan jaringan sosial ini sempat menambahkan fitur seperti streaming langsung perdebatan politik dan permainan olahraga yang kini tengah hits.

Namun sayangnya, perusahaan media sosial ini masih belum mampu mempertahankan eksistensinya dengan pesaing-pesaing yang memiliki penggemar sangat banyak seperti Facebook, Instagram dan kini yang sedang sangat marak adalah Snapchat pencipta Snap.

Perusahaan jaringan sosial ini dilaporkan berkata kepada pihak Salesforce, calon pengakuisisi potensial, bahwa pihak Twitter ingin melakukan negosiasi penjualan pada 27 Oktober. Karena kabarnya saham perusahaan Twitter turun lebih dari 11 persen pada hari Senin dan jatuh lebih dari 20 persen dari pada hari Kamis. Pihak Twitter menolak untuk memberikan komentar, begitupun wakil Salesforce yang tidak menanggapi ketika diminta untuk berkomentar terkait dengan pengakuisisian Twitter.

 

 

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID