News

Twitter Hadirkan Fitur Baru, Tambah “Follower” Jadi Makin Mudah

[Foto: pexels.com]
[Foto: pexels.com]
Twitter akhirnya kembali melakukan pembaruan pada aplikasinya untuk perangkat iOS dan Android. Media sosial besutan Jack Dorsey ini memperkenalkan fitur QR Code, yang sejatinya memiliki kemiripan dengan fitur Snapcode milik Snapchat.

Tak hanya operasionalnya, fungsi fitur baru dari Twitter pun mirip dengan Snapcode, yaitu sebagai opsi tambahan bagi sesama penggunanya untuk saling terkoneksi dan menambahkan follower. Sebelumnya, untuk mengikuti akun seseorang di Twitter, pengguna harus terlebih dahulu masuk ke akun dan menekan tombol “Follow” pada profil orang tersebut.

Namun kini, Anda bisa menjadikan QR Code yang disediakan Twitter sebagai alternatif. Cara penggunaannya pun sederhana, cukup dengan menavigasikan profil Anda, tekan ikon tiga titik jika Anda menggunakan perangkat Android, atau ikon gear jika Anda pengguna perangkat iOS, lalu pilih “QR Code”. Uniknya setiap Anda menampilkan QR Code, warnanya selalu berubah-ubah, bisa merah, hitam, merah muda, dan lain sebagainya.

Kemudian, aplikasi Twitter akan memunculkan layar pembidikan untuk mulai memindai QR Code pengguna lainnya. Cukup menekan tombol biru bertuliskan “QR Code”, lalu arahkan kotak pemindaian ke QR Code orang yang hendak di-follow.

Terdapat dua cara untuk melakukan pemindaian menggunakan QR Code di Twitter. Pertama, Anda bisa menggunakannya saat bertemu langsung secara fisik dengan orang yang hendak di-follow. Sebab, orang tersebut harus menyodorkan QR Code secara langsung di smartphone miliknya, untuk kemudian Anda pindai ke aplikasi Twitter di perangkat smartphone Anda.

Baca Juga:  Bagaimana Pemuda 22 Tahun Hentikan Serangan Ransomware WannaCry

Cara kedua, Anda juga bisa melakukan pemindaian QR Code orang lain melalui galeri foto. Syaratnya, orang yang ingin Anda follow di Twitter harus membagikan QR Code miliknya ke media sosial. Sehingga, Anda bisa menyimpannya di galeri foto terlebih dahulu sebelum dipindai menggunakan Twitter.

Bagaimana supaya QR Code Anda tersebar? Anda bisa membagikannya secara mudah. Caranya, tekan ikon pada sisi kanan atas layar pemindaian, lalu tekan opsi “Share”. Pembagian QR Code tersebut bisa dilakukan melalui berbagai aplikasi media sosial, antara lain Instagram, e-mail, WhatsApp, serta aplikasi media sosial lainnya.

Selain memperkenalkan fitur baru QR Code, media sosial berlogo burung biru ini juga menghadirkan pembaruan terkait dengan keamanan dan kenyamanan beraktivitas di Twitter. Seperti diketahui, Twitter adalah salah satu media sosial tercepat untuk orang mengetahui apa yang sedang terjadi dan diperbincangkan saat ini. Selain itu, hal yang membuat Twitter menjadi besar adalah keterbukaannya terhadap semua orang dan opini yang mereka miliki.

Meski demikian, Twitter melihat adanya potensi penyalahgunaan unsur keterbukaan tersebut untuk melakukan penghinaan kepada orang lain. Oleh sebab itu, Twitter memberikan keamanan dan kenyamanan melalui tiga hal, yakni pengontrolan, pelaporan, dan penegakan.

Baca Juga:  Tembikar Berusia 7.000 Tahun Ungkap Bahwa Manusia Prasejarah Sudah Bisa Memasak

Untuk pengontrolan, kini Twitter memperluas fitur ini di area yang paling dibutuhkan pengguna yakni notifikasi. Pengguna dapat mengaktifkan fitur “membisukan” untuk kata kunci dan frasa tertentu, hingga rangkaian percakapan yang notifikasinya tidak ingin dilihat.

Sedangkan pelaporan, kebijakan perilaku kebencian Twitter melarang adanya aksi-aksi penuh kebencian yang mengecam orang lain. Kebencian tersebut berdasarkan ras, etnis, kebangsaan, orientasi seksual, gender, identitas, agama, usia, keterbatasan fisik, hingga penyakit-penyakit tertentu.

Terakhir penegakan. Twitter melatih kembali berbagai tim terkait untuk semakin mengerti kebijakan Twitter. Termasuk mengadakan sesi khusus pendekatan konteks budaya dan sejarah terhadap aksi penghinaan, serta menerapkan beberapa program penyegaran berkelanjutan.

Selain itu, agar dapat mengelola laporan lebih efektif, Twitter juga telah memperbarui perangkat internal dan sistem. Tujuannya adalah agar bisa menjalankan proses dengan lebih cepat dan transparan.