News

Twitter Hadirkan Tombol yang Permudah Pengunjung Situs Mengirimkan Direct Messages Secara Langsung

[Gambar: twitter.com]
Twitter dilaporkan telah meluncurkan sebuah embedded button baru untuk fitur Direct Message (DM) yang dapat dilampirkan pada halaman website Anda. Dengan tombol ini, pengunjung website dapat mengirimkan pesan secara langsung kepada admin atau layanan customer service sebuah perusahaan melalui fitur DM pada Twitter.

Agar tombol DM ini bisa berfungsi dengan semestinya, Anda harus mengubah pengaturan di akun Twitter dan mengaktifkan opsi untuk menerima pesan dari siapa saja. Setelahnya, Anda dapat melampirkan tombol DM pada situs Anda setelah mencantumkan informasi URL profil Twitter atau username Anda, serta user ID yang bisa ditemukan di tab pengaturan.

[Gambar: twitter.com]
Fitur ini akan sangat berguna bagi konsumen yang ingin menghubungi customer service, terutama jika ada konsumen yang ingin bertanya atau menyampaikan keluhan. Dalam hal ini, Twitter biasanya memang menjadi tempat para konsumen mengeluhkan kualitas atau pelayanan sebuah perusahaan. Seringkali para konsumen juga mengirimkan tweet-tweet keluhan yang ditujukan pada sebuah brand tertentu di feed Twitter mereka secara publik. Dengan adanya fitur ini, nampaknya Twitter ingin mendorong penggunanya untuk berkomunikasi secara langsung dan privat dengan pihak customer service dari brand yang dimaksud. Beberapa tahun lalu, menggunakan DM untuk menghubungi customer service memang terasa tidak praktis karena adanya batasan 140 karakter pada setiap pesan yang dikirimkan. Untungnya, kini Twitter telah mengubah peraturan tersebut dan memberi batasan sebanyak 10 ribu karakter.

Ini bukanlah yang pertama kalinya Twitter memberikan fitur embedded button pada layanannya. Sebelumnya, Twitter juga meluncurkan tombol yang memungkinkan Anda untuk berbagi konten Twitter, mengikuti akun Twitter, me-mention seseorang, dan berpartisipasi dalam diskusi yang sesuai dengan tagar atau hashtag. Tapi, baru kali ini Twitter memberikan embedded button yang lebih diarahkan pada pembicaraan pribadi.

Apakah kehadiran embedded button ini bisa mendorong orang-orang untuk lebih aktif menggunakan layanan Twitter? Kita lihat saja perkembangannya.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID