News

Twitter Rogoh Rp 1,98 Triliun Demi Akuisisi Magic Pony Technology

[Gambar: webrazzi.com]
Dalam sebuah postingan blog pada hari senin, CEO Twitter, Jack Dorsey mengatakan bahwa perusahaannya telah membeli Magic Pony Technology yang dianggap mampu mempertahankan posisi Twitter sebagai “tempat terbaik untuk melihat apa yang sedang terjadi …”

Menurut kabar yang dilansir TechCrunch, Twitter membeli perusahaan teknologi yang berlokasi di London tersebut dengan harga $150 Juta (setara Rp 1,98 Triliun). Rupanya, pembelian Magic Pony Technology ini dilakukan oleh Twitter guna meningkatkan kualitas layanan videonya.

Magic Pony Technology telah mengembangkan teknik penggunaan neural network (sistem komputer yang dirancang untuk berpikir seperti otak manusia) dan machine learning (cara mengajari software untuk melakukan tugas tertentu tanpa diprogram secara eksplisit.) Dengan kedua teknik ini, Magic Pony Technology bisa meningkatkan jumlah data dari gambar atau video yang diambil menggunakan ponsel. Data ini bisa digunakan untuk mengembangkan grafik bagi VR (virtual reality) maupun AR (augmented reality).

Magic Pony Technology juga dikabarkan menggunakan AI (artificial intelligence) untuk menambahkan efek-efek visual. Selain itu teknologi mereka juga bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas video streaming terutama ketika koneksi internet tidak begitu lancar dan membuat layar secara otomatis memasuki mode landscape pada saat bermain video game.

Meski tidak terlalu populer, Magic Pony Technology telah banyak mengumpulkan dana dari para investor seperti Octopus Ventures, Entrepreneur First, dan Balderton.

“Tim kami telah meneliti dan mengembangkan teknik-teknik machine learning yang sangat canggih untuk pengolahan visual yang bisa mengidentifikasi informasi yang ada dalam sebuah gambar dan menggunakan informasi tersebut untuk mengolahnya dengan cara-cara yang baru,” tutur Rob Bishop, CEO sekaligus Co-Founder Magic Pony Technology. “Dengan bergabung bersama Twitter, kami akan mendapatkan kesempatan untuk membawa manfaat dari penelitian-penelitian tersebut kepada jutaan manusia di seluruh dunia, dan juga memungkinkan Magic Pony untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas visual di Twitter.”

Magic Pony Technology sendiri bukanlah startup pertama yang diakuisisi Twitter. Mereka merupakan perusahaan startup ketiga yang diakuisisi Twitter setelah Whetlab di tahun 2015 dan Madbits pada 2014.

Mengingat Twitter belakangan ini performa bisnisnya banyak mendapatkan komentar kurang bagus, terutama karena jumlah pertumbuhan penggunanya yang stagnan, mungkin ini adalah salah satu upaya Twitter untuk memperbaikinya. Bisa jadi setelah ini kita akan melihat beberapa fitur visual baru dari Twitter. Semoga ketika fitur tersebut meluncur tidak terlambat.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID