News

Uber Akan Meluncurkan Mobil Terbang

[Gambar: Popular Science | popsci.com]
Uber, perusahaan jaringan transportasi online kabarnya tengah berupaya untuk mengembangkan mobil terbang. Pada hari Kamis, Uber merilis pernyataan resmi yang dibuat  oleh Kepala Product Officer Jeff Holden yang menjelaskan tentang proyek baru yang dinamai “Uber Elevate” ini. Pernyataan ini merupakan visi perusahaan untuk menyediakan layanan on-demand dalam transportasi udara di perkotaan.

Ide yang mendasari transportasi udara ini adalah pembangunan jaringan pesawat listrik kecil yang disebut VTOLs yang dapat melayang dan lepas landas dan mendarat secara vertikal seperti helikopter tapi lebih efisien,tidak lebih bising, dan tentunya tidak lebih mahal,

Uber mengatakan bahwa mobil terbangnya ini akan digunakan untuk perjalanan dari pinggiran kota ke sekitar kota. Pihaknya pun berencana untuk menggunakan sistem sharing dalam mengemudi dan menerbangkan mobil terbang ini.

Mobil terbang ini memiliki desain yang kompatibel untuk berkendara di jalan raya dan bahkan ke bandara terdekat. Dengan mengendarai mobil terbang, pengguna dapat menghemat sampai dengan beberapa ratus ribu dolar.

Rencana Uber ini dikabarkan berfokus pada teknologi yang mampu merealisasikan wacana mobil terbang, tentunya dengan perhitungan biaya yang benar-benar bisa membuat rencana ini berjalan lancar. Uber berharap bahwa dengan menggunakan model ride-sharing, pihaknya dapat menwujudkan komuter dengan mobil terbang.

Perusahaan yang berkantor pusat di San Francisco, California ini telah mengantongi konsep matang untuk teknologi VTOL pada mobil terbang ini. Pihaknya pun telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan, seperti DARPA, NASA dan lain-lain. Boeing pun diberikan hak paten untuk desain VTOL terbaru, bersama dengan perilisan pernyataan resmi oleh pihak Uber beberapa waktu silam.

Sayangnya, rencana mobil terbang Uber ini menghadapi beberapa hambatan yang signifikan untuk mencapai keberhasilan. Pertama adalah bahwa kendaraan baru ini tentunya akan perlu disertifikasi oleh regulasi dari pemerintah.  Padahal, Federal Aviation Administration dan rekan-rekan di seluruh dunia tidak selalu mudah memberikan kelonggaran atas peraturan yang telah mereka susun.

Uber menjelaskan bahwa rencana 10 tahun untuk sertifikasi akan dilihat dari bagaimana operasi penerbangan mobil terbang di perkotaan dan pengujian yang akan terjadi di sekitar tahun 2025. Pihaknya mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diselesaikan dalam beberapa tahun mendatang, sepertui teknologi baterai yang lebih baik, lepas landas dan infrastruktur mendarat di kota, pelatihan pilot dan tindakan pengendalian lalu lintas udara.

Perusahaan asal Amerika ini melihat bahwa pengujian mobil terbang sekarang yang tengah mereka upayakan yaitu “autonomous vehicles”  adalah salah satu inovasi yang mengawali visi jangka panjang untuk mobil terbang ini. Pada akhir dekade nanti, Uber akan merealisasikan mimpi yang telah lama hanya kita saksikan di film-film fiksi yaitu komuter dengan mobil terbang.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID