News

Usaha-Usaha Instagram Berantas Cyberbullying

[Ilustrasi: pexels.com]
Instagram adalah salah satu medsos (media sosial) paling hits di Indonesia dengan jumlah pengguna aktif sangat banyak. Aplikasi ini merupakan aplikasi terpopuler di Indonesia nomor 2 setelah Facebook. Penggunanya sebagian besar berusia 16-25 tahun (sumber: statista.com). Di rentang usia ini pula bullying kerap terjadi. Tak terkecuali cyber bullying.

Fenomena Selebgram

Masyarakat Indonesia cukup terkenal sebagai salah satu pengguna medsos terbanyak di dunia, termasuk Instagram. Cukup banyak masyarakat Indonesia yang mendadak terkenal berkat Instagram. Fenomena “selebgram” tentunya kerap kita dengar. Sebagian selebgram tak mengawali karir mereka dengan bernyanyi atau bermain film. Mereka, yang sebagian besar adalah belia, mengawali kepopuleran dengan cara mengunggah foto di media sosial Instagram yang lama-kelamaan tiap jepretan mereka diminati banyak orang karena penampilan yang menarik.

Meskipun bukan selebritis yang berkarya di televisi, selebgram di Indonesia mempunyai banyak penggemar yang dengan senang hati mengikuti kegiatan sehari-hari sang idola. Beberapa selebgram bahkan mengunggah kehidupan pribadi mereka, yang terkadang kontroversial. Dari foto kontroversial tersebut, seperti foto berbusana terlalu terbuka dan bahkan foto berciuman dengan pacar mereka, selebgram menuai kontroversi.

Seperti halnya seorang selebritis, tak sedikit selebgram yang memiliki banyak haters atau pembenci. Mereka tak tanggung-tanggung membanjiri tiap foto sang selebgram yang mereka benci dengan komentar ofensif. Tak arang pula, penggemar dan hater seorang selebgram bertengkar di kolom komentar foto sang selebgram yang bersangkutan. Hal ini tentunya tidak nyaman, bagi baik selebgram maupun penggemar mereka.

Online Shop

Selain fenomena selebgram, marak sekali online shop baru yang menggunakan Instagram. Untuk mendapatkan konsumen, mereka tak segan- segan untuk spamming di kolom komentar foto figur publik yang mempunyai Instagram. Komentar berisi kalimat promosi produk dari online shop seperti ini terkenal sebagai salah satu bentuk spam yang paling menggangu.

Fitur Penyaring dari Instagram

Namun sekarang, Instagram menyediakan fitur yang dapat menyaring komentar secara otomatis. Bahkan pengguna dapat menambahkan kata kunci tertentu. Pengguna Instagram dapat membuat filter sendiri dengan memasukkan kata tertentu yang mungkin mengganggu mereka.

Seperti disebutkan di Indonesianhacker, Instagram menyediakan pilihan untuk melaporkan foto atau komentar yang yang mengganggu. Namun tentunya sulit bagi pihak Instagram untuk menghilangkan gangguan tersebut satu demi satu. Sehingga, dengan adanya fitur terbaru  ini, diharapkan dapat membuat suasan medsos semakin kondusif. Komentar yang kurang menyenangkan dan menganggu dalam kolom komentar pengguna Instagram pun dapat dengan mudah hilang.

Selain dengan fitur pelaporan foto atau komentar, Instagram juga bermaksud untuk mengurangi cyberbully yang marak di internet dengan pemilahan kata pada kolom komentar. Bukan hanya filter atau penyaring kata, Instagram pun kini memperbolehkan pengguna untuk mematikan fungsi kolom komentar ( turn off comments). Fitur yang sudah diterapkan di platform video YouTube.

Dilansir dari Kompas, “Tujuan kami adalah membuat Instagram sebagai platform yang seru, ramah, dan paling penting aman bagi siapa saja untuk berekspresi,” kata Head of Public Policy Instagram, Nicky Jackson Colaco.

Pihak Instagram terpikir untuk menambahkan fitur ini berawal dari insiden perseteruan Taylor Swift dengan Kim Kardashian dan Kanye West yang sangat ramai diperbincangkan di Instagram. Platform ini berperan besar dalam perseteruan mereka, karena kedua belah pihak saling menyalahkan satu sama lain lewat medsos ini.

Semoga dengan diadakannya filter di kolom komentar Instagram, cyberbully yang terjadi di dunia maya semakin berkurang, terutama di Indonesia.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID