News

VP Global Xiaomi Hugo Barra Resmi Meninggalkan Xiaomi

[Foto: ibtimes.co.uk]
Setelah menjabat sebagai Wakil Presiden Internasional Xiaomi selama 3,5 tahun, Hugo Barra akhirnya memutuskan untuk hengkang dari vendor ponsel asal Tiongkok tersebut. Kepergian Barra tentunya sangat menampar bagi Xiaomi. Bagaimana tidak, di bawah kepemimpinannya Xiaomi berhasil berkembang dengan sangat pesat dan mempenetrasi berbagai pasar, seperti Indonesia, India, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, bahkan hingga Eropa.

Dalam postingan Facebooknya, Barra menjelaskan bahwa alasan dari kepergiannya adalah karena tuntutan pekerjaan membuatnya merasa kesepian dan jauh dari keluarganya. Ia juga merasa kesehatannya semakin memburuk karenanya.


“Setelah beberapa tahun tinggal di lingkungan yang asing, saya menyadari bahwa hal tersebut sangat berdampak besar pada hidup saya dan mulai mempengaruhi kesehatan saya. Teman-teman saya, yang saya anggap sebagai rumah saya, dan kehidupan saya ada di Silicon Valley, yang tentunya lebih dekat dengan keluarga saya. Melihat betapa banyak yang saya tinggalkan selama beberapa tahun terakhir ini, kini sudah jelas bagi saya bahwa inilah saat yang tepat untuk kembali.”

Namun, Barra menyatakan bahwa ia yakin bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk meninggalkan Xiaomi. Ia juga mengakui bahwa keputusan ini begitu berat untuk diambil, mengingat Xiaomi itu sudah seperti “anak” yang dia asuh sejak kecil hingga sebesar sekarang.

Baca Juga:  Sleekr, Aplikasi Manajemen HR dan Akunting yang Jadi Favorit Startup

Dalam pernyataannya, Co-Founder dan presiden Xiaomi Bin Lin mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap Barra atas kontribusinya yang begitu besar terhadap pertumbuhan Xiaomi, terutama ekspansinya secara global. Ia juga menjelaskan bahwa Xiang Wang yang merupakan SVP Xiaomi akan menggantikan posisi Barra.

Barra menyatakan bahwa ia akan tinggal di Beijing hingga bulan Februari mendatang. Setelah beristirahat, kemudian ia pun berniat untuk kembali lagi ke Silicon Valley dan memulai ‘petualangan’ barunya.