Home  »  News   »  
News

Wanita Muda Rela Bayar Ongkos Uber Rp3,9 Juta demi Bertemu Kekasih

[Foto: Flickr.com/Mark Warner]
Berapa lama rekor Anda bepergian menggunakan taksi Uber? Lima hingga enam jam? Sejauh ini, rekor ongkos Uber yang pernah dibayar penulis hanya sekitar Rp450 ribu saja. Namun seorang wanita di Amerika Serikat (AS) nampaknya berhasil memecah rekor perjalanan menggunakan taksi online Uber terlama di seluruh dunia. Dia bepergian dari Williamsburg di Virginia, ke Brooklyn di New York yang dipisahkan oleh jarak 638 kilometer!

Menurut laporan Daily Mail, Minggu, 11 Desember 2016 lalu, pengemudi Uber bernama Janis Rogers menjemput penumpang wanita tersebut dari sebuah kedai es krim Ben & Jerry’s di Williamsburg pada tanggal 9 Juni, dengan mobil Toyota Prius keluaran tahun 2005.

Penumpang wanita tersebut, diperkirakan berusia 19 atau 20 tahun namun tidak disebut namanya, rupanya rela menempuh jarak sejauh itu untuk mengunjungi kekasihnya. Ketika gadis itu masuk ke dalam mobil, dia bertanya kepada si pengemudi, “Seberapa jauh ke utara Anda bisa mengantar saya?”

Pengemudi wanita berusia 64 tahun itu mengaku tak punya kegiatan lain hari itu, sehingga dia menyanggupi. “Saya akan mengantar Anda kemanapun ingin pergi,” kata Rogers kepada si penumpang.

Baca Juga:  Inilah Perusahaan Teknologi Paling Ramah Lingkungan

Ketika tarif Uber yang didapat Rogers hampir mencapai $300, tarif hanya dihitung berdasarkan tarif dasar yakni $9 per jam. Dalam perjalanan tersebut, dia mengeluarkan biaya $32 untuk tol dan bensin. Menurutnya, kebijakan itu “tak menguntungkan.”

Menurut keterangan Rogers, wanita muda tersebut tidur di sepanjang perjalanan, bergelung dalam selimut yang disediakan sang pengemudi di mobil. Ketika malam harinya mereka tiba di Putnam Avenue di Brooklyn, keduanya berpisah dan gadis itu tidak memberi tip.

Perjalanan Uber sejauh ratusan kilometer tersebut berhasil ditempuh selama delapan jam, membuat si wanita muda itu harus membayar ongkos sebesar $294 atau sekitar Rp3,9 juta.

“Dia tidak nampak bersemangat untuk bertemu pacarnya,” kata Rogers. “Kelihatannya dia kelelahan.”

Setelah mengantar penumpangnya, Rogers langsung menyetir kembali ke Virginia, kembali menempuh jarak ratusan kilometer. Selama perjalanan, dia tak berhenti untuk ke toilet, ataupun membeli makanan dan minuman. Menurut pengemudi Uber tersebut, perjalanan yang baru saja dia tempuh “agak menakutkan.”

“Saya belum pernah ke pusat kota New York,” katanya. “Saya pernah mengemudi ke New York untuk mengunjungi saudara di Maine, tapi tak pernah ke pusat kota.”

Baca Juga:  Menurut Riset, Pengguna Ponsel Android Lebih Jujur Daripada Pengguna iPhone

Rogers menebak dia telah melakukan perjalanan Uber terpanjang dalam sejarah, ketika temannya yang juga pengemudi Uber mencari di mesin pencari Google. Menurut hasil pencarian Google, rekor perjalanan Uber terpanjang sebelumnya dibukukan oleh seorang pengemudi di California yang mengantar penumpang sejauh 515 kilometer dari Santa Barbara ke Palo Alto, tahun 2014 lalu.

Mengenai gadis yang menjadi penumpang Rogers, dia bisa saja menghemat ongkos perjalanan dengan menumpang kendaraan umum. Jika dia naik bus, ongkosnya hanya $45 dolar sedangkan kereta api tiketnya hanya $95. Bahkan jika dia naik pesawat, tiketnya hanya seharga $188 (Rp 2,5 jutaan), jauh lebih murah dibandingkan ongkos Uber yang harus dibayarnya sebesar $294 (Rp3,9 jutaan).