News

Waze Hadirkan Fitur Baru Untuk Hindari Persimpangan yang Sulit Dilalui

[Ilustrasi: Waze.com]
Waze meluncurkan fitur baru untuk menghindari persimpangan-persimpangan sulit dan membuat perjalanan Anda jauh lebih nyaman dan aman. Jika Anda melalui persimpangan yang padat dan membuat Anda harus menyeberangi beberapa jalur lalu lintas, perjalanan Anda bisa sedikit terhambat dan ribet. Terlebih jika Anda masih belum familiar dengan jalanan kota tersebut lalu terjebak di jam-jam sibuk di mana jalananan sangatlah macet dan padat. Ribet dan bikin pusing!

Untuk memberi kenyamanan bagi pengemudi, Waze telah meluncurkan sebuah fitur baru yang dinamakan “difficult intersections” atau “persimpangan sulit.” Fitur ini memungkinkan Anda untuk menghindari persimpangan sulit jika memungkinkan. Sayangnya, fitur ini baru tersedia di Los Angeles saja. Tapi, Waze menyatakan bahwa fitur ini akan diperluas ke New Orleans dan pada akhirnya ke seluruh dunia.

Tentu saja, menghindari persimpangan sulit berarti Anda harus mengambil rute alternatif yang akan mengambil lebih banyak waktu. Waze mengatakan fitur ini dirancang untuk menyeimbangkan ETA (Estimated Time of Arrival) atau perkiraan lama perjalanan yang efisien sambil tetap berusaha menghindari sebanyak mungkin persimpangan sulit yang ada. Fitur baru ini dikabarkan akan diaktifkan secara bawaan (default). Namun, jika rute alternatif memakan waktu yang lebih lama, maka Anda akan tetap dipandu untuk melewati persimpangan sulit tersebut.

Untuk mengidentifikasi persimpangan yang paling sulit bagi masyarakat Los Angeles, Waze bekerja sama dengan editor peta lokal dan komunitas karyawan. Mereka semua memberikan masukan mengenai persimpangan mana yang mereka anggap sebagai persimpangan yang paling sulit. Mereka pun berkontribusi dalam memberikan alternatif rute yang bisa diambil. Waze juga menyatakan bahwa pihaknya menerima sejumlah dukungan dari Connected Citizens Program di Kota Los Angeles, yang membantu mereka untuk memahami tantangan lokal dari perspektif masyarakatnya sendiri.

Belum ada keterangan pasti mengenai kapan fitur ini akan dirilis ke seluruh dunia, khususnya Indonesia. Yang jelas, jika memang fitur ini akan dirilis di sini, tentunya pihak Waze harus melakukan riset dan survey secara menyeluruh terlebih dahulu pada jalan-jalan di Indonesia seperti yang telah dilakukan tim Waze di Los Angeles.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID